Article Detail

Opini Siswa : Love and Save Our Earth

Bumi merupakan satu – satunya planet di Galaksi Bimasakti dengan 2/3 permukaannya ditutupi oleh air.  Bumi merupakan rumah bagi semua mahluk hidup, mulai dari ratusan bahkan milyaran tahun yang lalu.

Manusia merupakan mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, yang dipercayai oleh-NYA untuk memegang kendali di atas muka bumi. Tetapi dewasa ini, manusia seakan tidak lagi peduli dengan tanggung jawab besar ini.

Manusia terus melakukan banyak pembangunan, sayangnya pembangunan yang dilakukan oleh manusia, tidak lagi memperhatikan kestabilan lingkungan hidup. Hal ini menyebabkan semakin banyak  bencana alam yang melanda, dan seakan menjadi momok bagi ketenteraman hidup kita.

Tahukah Anda, bahwa sebenarnya fenomena alam pemanasan global itu bisa terjadi walaupun tanpa campur tangan manusia. Pada ratusan tahun yang lalu, pemanasan global itu terjadi akibat dari aktivitas vulkanik, kebakaran hutan, maupun penyebab lainnya yang berasal dari luar bumi, contohnya aktivitas matahari, dan meteor. Sedangkan dewasa ini, akibat dari semakin banyaknya aktivitas  manusia proses fenomena alam menjadi lebih cepat dari sebelumnya.

Banyak sekali kegiatan manusia yang sangat merugikan bumi kita, di antaranya pembakaran sampah, penggunaan kendaraan yang berlebihan, yang berdampak pada terjadinya polusi udara selain itu eksploitasi minyak bumi yang berlebihan dan menggunakan bahan – bahan yang tidak ramah lingkungan, seperti plastik, Freon / CFC pada pendingin ruangan atau kulkas, penangkapan ikan yang berlebihan, pengrusakkan hutan dan terumbu karang, melakukan pemburuan pada hewan – hewan langka yang dilindungi, pembuangan limbah yang tidak pada tempatnya, penggunaan listrik dan air yang berlebihan, dan masih banyak lagi.

Setelah kita mengetahui akan berbagai kegiatan yang bisa merusak bumi kita, apakah kita hanya berdiam diri meratapinya ? STOP…! Jangan lakukan itu ! Kita harus bahu membahu saling membantu memperbaiki kondisi bumi kita yang sedang sakit ini.

Berbagai langkah untuk melakukan perbaikan itu antara lain : menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, melarang penggunaan pendingin ruangan dan kulkas yang mengandung zat CFC, hindari bahan aerosol pada deodorant atau produk-produk semprot lainnya, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, menghemat penggunaan listrik, dan air, mendaur ulang sampah, menangkap ikan di laut, sungai, atau danau dengan berat minimal 600 gram (seperti yang dianjurkan oleh WWF), melakukan gerakkan reboisasi dan gotong royong membersihkan lingkungan, wajibkan penghijauan rumah, hindari penggunaan plastik yang berlebihan, gunakan tas khusus belanja, saat belanja ke pasar ataupun supermarket, hemat penggunaan kertas, dan tissue, kurangi pembangkit listrik tenaga diesel, beralihlah ke pembangkit listrik tenaga surya, angin, panas bumi, dan air, membangun suakamarga satwa dan cagar alam untuk melindungi hewan – hewan dan tumbuhan – tumbuhan langka, mengurangi konsumsi daging, gunakan pemanas air tenaga surya, menggunakan lampu hemat energi, maksimalkan pencahayaan dari alam, dan bantulah lembaga – lembaga lingkungan lainnya untuk mensosialisasikan gerakan penyelamatan lingkungan, melalui berbagai media massa dan pesan eletronik, dan masih banyak langkah – langkah lainnya.

Kita manusia memiliki kewajiban untuk memelihara lingkungan ini dan bumi ini. Karena semuanya yang ada di bumi ini, memiliki hubungan dan ketergantungan dengan lainnya. Bila kita masih memiliki sikap sombong, tak mau tahu, dan cuek, siapa lagi yang akan merawat bumi ini ? Haruskah para nenek moyang kita yang selalu dekat dengan alam, marah dan mengutuk kita yang sekarang hidup di era pembangunan ? Yuk, jangan kecewakan mereka, dan jadilah ringan tangan untuk membuat kondisi bumi ini semakin baik.

LOVE & SAVE OUR EARTH, OUR HOME…

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment