Article Detail

New Normal Dalam Budaya Sekolah

Dr. Mohammad Syahril, Sp P.MPH dokter sekaligus Dirut RSPI Sulianti Saroso yang merupakan alumni TK, SD dan SMP St. Yosef lahat memberikan materi dengan tema “New Normal dalam Budaya Sekolah” kepada siswa-siswi Kelas XI dan XII SMA/SMK  Tarakanita se-Indonesia. Menilik perjalanan karir Dr. Syahril, beliau adalah seorang dokter yang cukup handal dan memiliki prestasi yang mumpuni di bidangnya. Beliau bahkan pernah menjabat sebagai dirut RS.Persahabatan,Jakarta dan dirut RS . Mohammad Hosein,Palembang. Dan ternyata, semasa bersekolah di St. Yosef, Dr. Syahril kecil juga mendapat predikat sebagai siswa teladan untuk jenjang SD dan SMP. Sungguh merupakan pengalaman yang menginspirasi, terutama bagi anak-anak Tarakanita yang boleh bertatap muka secara langsung dengan pak dokter.

Pada awal materi pak Dokter menyatakan bahwa Covid sudah menyerang 216 negara dan Indonesia berada di urutan ke 31 dengan kasus tertinggi. Karena belum adanya penurunan yang signifikan, maka kita tetap harus waspada agar dapat terhindar dari covid. Covid adalah musuh kita bersama.

Membatasi semua aktivitas dengan PSBB, stay home, ataupun WFH adalah tindakan yang dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid. Tetapi walaupun pandemi masih ada, aktivitas harus berjalan. Kegiatan keagamaan, sekolah, ekonomi, pasar dll harus tetap ada. Maka untuk melakukan aktivitas normal ini dibutuhkan adaptasi terhadap budaya baru. Budaya hidup lebih sehat sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Tarakanita adalah salah satu institusi pendidikan yang dapat dijadikan roll model” kata Dr. Syahril. Di sekolah-sekolah Tarakanita, jauh sebelum corona sudah disediakan tempat cuci tangan bagi para warga sekolah. Dan dalam budaya baru ini, cuci tangan dengan air mengalir adalah hal yang wajib dilakukan selain penggunaan masker dan jaga jarak.

Khusus bagi peserta didik  saat nanti masuk kembali ke sekolah, tas yang biasanya hanya berisi buku pelajaran dan alat tulis harus dilengkapi dengan beberapa tambahan sebagai alat perlindungan diri; seperti tissue basah, vitamin C, hand sanitizer, masker cadangan, bekal makanan sehat dan botol minum.

Pada akhir sessi, pak dokter berpesan agar warga Tarakanita menerapkan tagline #Tarakanita CuMa 1 “Cuci tangan, menggunakan Masker dan jaga jarak 1 meter”

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment